Minggu, 07 Oktober 2018

TAHUKAN APA ITU RIBA?

Riba pengertiannya menurut bahasa yaitu ziyadah (tambahan) atau nama' (berkembang). Setiap pinjaman yang didalamnya mensyaratkan tambahan yaitu termasuk riba hal tersebut sesuai dengan pendapat Yusuf Al-Qardawi. Qadi Abu Bakar Ibnu Al Arabi dalam kitab Ahkamul Qur'an menyebutkan bahwa devinisi riba adalah setiap kelebihan antara nilai barang yang diberikan dengan nilai barang yang diterimanya. Menurut Abdul Rahman Al Jaziri pengertian riba adalah akad yang terjadi dengan pertukaran tertentu, tidak diketahui sama atau tidak menurut syara' atau terlambat salah satunya.

Didalam agama Islam Allah SWT melarang kita untuk bertransaski secara riba

"Hai orang-orang yang beriman bertqwalah kepada Allah, dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut), jika kamu orang yang beriman." Q.S Al-Baqarah:278)

Perlu diketahui juga bahwa Riba juga di larang oleh agama-agama selain islam seperti Hindu, Budha, Yunani, dan Kristen, sebagai contoh dalam Kristen di sebutkan dalam perjanjian baru Injil Lukas ayat 34 menyebutkan

Jika kamu menghutangi kepada orang yang kamu harapkan imbalannya, maka di mana sebenarnya kehormatanmu, tetapi berbuatlah kebaikan dan berikanlah pinjaman dengan tidak mengharapkan kembalinya, karena pahala kamu akan sangat banyak”


Didalam Islam riba hukumnya haram, bahkan di ancam dengan ancaman yang sangat berat. Berikut beberapa dalil yang menyatakan pelarangan riba:

Dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 275:

"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya" (QS. Al Baqarah [2]: 275).

Surat Ali Imron ayat 130:


"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan Riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan" (QS. Ali Imran [3]: 130).


1. Berbagai sabda Rasulullah saw diantaranya adalah “Allah melaknat pemakan riba, orang yang memberi makan dengan riba, dua orang saksinya, dan penulisnya (sekretarisnya)”. (HR penulis sunan, At Tirmidzi menshahihkan hadits ini)

2. Sabda Rasulullah yang lain: “satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam berbuat zina” (HR. Ahmad dengan sanad shahih)
3. Sabda Rasulullah saw: “Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu, pintu yang paling ringan adalah seperti seseorang menikahi ibu kandungan” (HR. Al Hakim dan ia menshahihkannya)

Depan Rumah
Sumber : www.muhammadhafizh.com; www.syariahbank.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dijual rumah 2 lantai, dikota Yogyakarta

Dijual rumah 2 lantai, dikota Yogyakarta, Alamat lokasi Jalan Harmonis V / RG 7, perumahan Green House, kel. Brontokusuman, kec. Mergangsan,...